Vaksinasi Covid-19 Untuk Dosis Kedua Sekda Rohul

Vaksinasi Covid-19 Untuk Dosis Kedua Sekda Rohul

ROHUL(Riau) Ceritariau Sekertaris Daerah (Sekda) Rokan Hulu (Rohul)  H.Abdul Haris, S.Sos,M.Si melakukan Vaksinasi Covid-19 dosis ke dua, penyuntikan yang ke dua ini dilakukan di tempat yang sama yaitu di Puskesmas Rambah, Kabupaten Rohul Senin 15/02/2020 yang mana sebelumnya telah dilakukan penyuntikan terhadap Sekda dan sejumlah tokoh lainnya.

 
Setiap penerima Vaksin Covid-19 yang pertama wajib mendapatkan Suntikan Vaksin ke dua dan penerima vaksin covid-19 harus mematuhi jadwal yang telah ditetapkan.

Jadwal vaksinasi Covid-19 harus dipatuhi. Pasalnya, suntik vaksin Covid-19 Sinovac ini berkaitan dengan pembentukan antibodi dan mutasi virus corona.

Vaksinasi Covid-19 harus dilakukan sebanyak dua kali. Pasalnya, pada penyuntikan vaksin Covid-19 yang pertama, jumlah antibodi yang menetralkan virus masih rendah. Jika tidak dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 yang kedua, bisa memicu infeksi tanpa gejala atau asimptomatik. ada kemungkinan munculnya varian Covid-19 yang mengalami mutasi yang lebih resisten terhadap antibodi yang baru terbentuk.

Usai melaksanakan Suntikan Dosis ke dua Sekretaris Daerah Rohul menyampaikan dari pelaksanaan Vaksinasi pertama dan kedua hari ini tidak ada permasalahan apapun yang terjadi melainkan kita lebih merasakan tubuh menjadi segar, jika ada nya bertanya apa Efek dari Vaksin memang ada yang namanya vaksin masuk ke tubuh dengan tujuan membentuk kekuatan imun tubuh kita.

"Saya merasakan efek dari vaksin ini makan enak,tidur enak jadi tidak ada efek negatif yang saya dapatkan selama baik vaksinasi pertama maupun kedua ini." Ungkap Haris.

Sekda juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan percaya akan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, kami sebagai bukti bahwa telah menjalani Vaksinasi ini dan tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan". Ucap Sekda.

Sementara itu Kadiskes Rohul, Dr.Bambang menjelaskan setelah dilakukan Vaksinisasi dari awal Februari lalu kepada Tenaga Kesehatan baru mencapai 64 %, dari hasil yang kita dapat memang masih ada yang ditunda dan ada yang tidak bisa di Vaksin dan dirinya berharap sampai Ahir Februari ini semuanya sudah selesai di Vaksin.

Kadiskes juga menyampaikan sampai saat ini belum adanya kendala dari sisi penolakan namun dari sisi secara medisnya dan ini yang diharapkan semua tenaga medis dalam keadaan sehat dan bisa dilakukan Vaksinasi.

Untuk tahap selanjutnya setelah vaksinasi bagi Nakes dan Tokoh masyarakat tahap selanjutnya awal maret akan dilakukan Vaksinasi bagi TNI Polri dan ASN beserta BUMN. Pihak nya akan terus melakukan sosialisasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi kepada masyarakat bagaimana pentingnya dilakukan Vaksinasi.
(Fauzi Tambel )

Komentar Via Facebook :