Waduuuh...Diduga Menjadi Dukun Cabul,Seorang Korban Lapor Polisi

Waduuuh...Diduga Menjadi Dukun Cabul,Seorang Korban Lapor Polisi

Rengat, (Riau) CeritaRiau.com - Beberapa jajaran anggota Porles Inhu telah membongkar aksi kejahatan seorang dukun cabul yg korbannya seorang wanita 24 thn yg mengalami kesakitan di kemaluannya setelah menjalani ritual pengobatan.

   
Kaporles Inhu, AKBP Efrizal melalui Ps Paur Humas Aipda Misran telah mengungkapkan pihaknya dan mengamankan pelaku yang berinisial EK (37) warga Desa Titian Resak, Kec. Seberida.
   
Misran menjelaskan bahwa pengungkapan kasus seorang dukun cabul bermula dari laporan korban. Aksi cabul pelaku dilakukan di rumah korban, yang terjadi senin ( 8/2 ) pukul 22.30 WIB.
   
Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB, seorang pelaku datang ke rumah korban dan juga bertemu orang tua korban, Harbani (45). Harbani juga telah mengenal pelaku sebelumnya. 
   
Orang tua korban juga bercerita banyak tentang penyakit yang dialami anak gadisnya, korban juga sudah pernah dioperasi tapi penyakit juga tidak sembuh.
   
Misran, senin ( 15/2 ) juga mendengar cerita dari orang tua korban yang perilaku bahwa dirinya mampu mengobati penyakit korban dengan cara terapi totok. Saat pelaku menjalankan modusnya, pelaku mengajak korban masuk kamar, dan kamar tersebut ditutup. "Kata pelaku proses pengobatan tidak boleh dilihat orang lain, " jelasnya.
   
Dalam kamar pelaku sedang melakukan terapi totok dengan menggunakan jari tangan ke seluruh bagian tubuh korban.
Berselang beberapa menit korban lalu korban berteriak sambil berlari keluar kamar dan menangis. Orang tua korban beserta saksi bertanya, mengapa korban menangis. Korban cerita bahwa pelaku telah berbuat tidak senonoh, korban kesakitan ketika pelaku memasukkan sesuatu ke dalam kemaluannya.
   
Mendengar pengakuan korban, orang tua dan saudaranya segera melaporkan telah perbuatan  dukun cabul tersebut ke Porles Inhu. Menerima laporan Setreskrim Porles Inhu langsung datang ke tempat kejadian ( TKP ) / MiesHade (Raja Idris)

Komentar Via Facebook :