Diduga Anggaran Dana BOS SDN 05 Bukit Ranah Tahun 2018 Tidak Di belanjakan Ke Buku Paket K13 Dan Buk

Diduga Anggaran Dana BOS SDN 05 Bukit Ranah Tahun 2018 Tidak Di belanjakan Ke Buku Paket K13 Dan Buk

Kampar - Dalam Laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 05 Bukit Ranah, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, ke dinas pendidikan Kabupaten Kampar, tahun 2018  tidak ada dalam laporan untuk perbelanjaan Buku K13 dan Buku Perpustakaan, dimana dalam ketentuan juknis, ada pembelian Buku 20 % dari semua anggaran, setiap tahun Pada tahap II.

Menurut data laporan pertanggungjawaban Kepala Sekolah SDN 05 berinisial (N) ke Dinas pendidikan Kampar tahun 2018, tidak di temukan perbelanjaan Buku Paket K13 dan perpustakaan, mulai dari laporan Triwulan 1 triwulan 2 triwulan 3 dan triwulan 4, semua di data kegiatan tertulis hanya angka Nol.

Berdasarkan temuan data itu,  narasumber yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan kepada Awak media , bahwa," laporan pertanggungjawaban keuangan kepala sekolah SDN 05 Bukit Ranah tidak ada pembelian buku paket K13 dan buku perpustakaan, sementara dalam juknis ada anggaran setiap tahun untuk belanja buku paket",terang narasumber. 

Kepala sekolah SDN 05 (N) saat di konfirmasi melalui WhatsApp nya Jum'at (14/8/2020) terkait dengan perbelanjaan anggaran dana bos untuk paket K13 dan Buku Perpustakaan, tapi sayangnya Kepsek tidak mau menjawab, kemudian di hubungi Telepon selulernya berulang ulang kali namun tidak mau Angkat,

Wartawan kami berupaya menghubungi kepala sekolah SDN 05 (N) Bukit Ranah, untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya, atas dugaan penyimpangan penggunaan anggaran dana BOS di sekolah tersebut, tapi sayangnya kepala sekolah SDN 05 Bukit Ranah Bungkam, diam seribu bahasa.

Hal ini kadis pendidikan kabupaten Kampar, perlu membuat Tim, untuk mengcros cek semua laporan keuangan sekolah SDN dan SMPN sekabupaten Kampar, terutama dalam hal  laporan keuangan secara Nasional, karena banyak temuan masyarakat di lapangan yang tidak sesuai dalam data Website Kemendikbud

Komentar Via Facebook :