Panen Jagung Bersama Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026 Desa Sukamaju

Panen Jagung Bersama Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026 Desa Sukamaju

Bengkalis -  Desa Sukamaju Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis mengadakan panen jagung bersama dalam rangka mendukung swasembada pangan, gerakan ini mendukung swasembada pangan yang akan terus berlanjut untuk kedepan nya Selasa (12/5/2026)

Swasembada pangan adalah kondisi kemampuan suatu negara untuk mencukupi kebutuhan pangan penduduknya secara mandiri dari produksi dalam negeri, tanpa bergantung pada impor. Ini mencakup ketersediaan yang cukup, aman, dan bergizi, yang menjadi tulang punggung kedaulatan pangan dan ketahanan ekonomi Bangsa.

Dalam sambutannya PJ Desa Sukamaju Sunarto M.pd mengungkapkan.
"Assalamualaikum wr,wb salam sejahtera untuk kita semua dalam rangka panen swasembada pangan ini merupakan kemampuan suatu negara yang mencukupi kebutuhan pangan secara mandiri, insyaallah saya berharap untuk kedepan nya akan menerus hasil panen yang lebih bagus," ungkapnya.

Turut hadiri dalam kegiatan ini Bapak Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Wakil Kapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, S.I.K., Camat Bantan Aulia Fikri s,sos,M.SI, Kapolsek Bantan Iptu Muhammad Iskandar S,P, Bulog Bengkalis , BPS Bengkalis, Dinas Pertanian Bengkalis dan dari Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis Ibuk Susy Hartati, SP, M.Si. PJ Desa Sukamaju Sunarto, Sekdes Desa Sukamaju serta undangan dan jajaran lain nya.

Swasembada pangan berbeda dengan ketahanan pangan, di mana swasembada lebih berfokus pada volume ketersediaan produksi nasional, sementara ketahanan pangan menekankan pada akses individu terhadap makanan bergizi.

Mandiri: Memproduksi sendiri kebutuhan pangan pokok, seperti beras, jagung, dan kedelai.Keamanan Pangan: Akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi terpenuhi.Pengurangan Impor: Mengurangi atau menghilangkan ketergantungan pada impor pangan dari negara lain.Kapasitas Produksi: Berdasarkan data BPS awal 2026, Indonesia mencatat lonjakan produksi beras signifikan dan mencapai status swasembada.(ep.ab)

Komentar Via Facebook :