Tiga Atlet Kick Boxing Bengkalis Raih Emas di SKA Sportshow 3, Siap Bela Riau di PON Beladiri 2026
BENGKALIS – Tim Kick Boxing Kabupaten Bengkalis menorehkan prestasi membanggakan pada ajang SKA Sportshow 3. Dari lima atlet yang diturunkan, tiga atlet yang bertanding berhasil menyumbangkan tiga medali emas untuk Bengkalis.
Sementara dua atlet lainnya, yakni satu atlet putra dan satu atlet putri, belum dapat bertanding karena tidak memiliki lawan tanding di kelas masing-masing. Prestasi tersebut diraih pada Minggu (23/06/2026).
Tiga atlet yang berhasil meraih emas sekaligus dipersiapkan menjadi wakil Riau untuk berlaga pada PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.
Adapun tiga atlet Kick Boxing Bengkalis yang berhasil membawa pulang medali emas yakni Ade Kurniawan di kelas 75 kilogram, Panrro Pakpahan di kelas 54 kilogram, dan M. Febriyan di kelas senior 67 kilogram.
Ade Kurniawan yang merupakan petugas Satpol PP Kabupaten Bengkalis tampil solid di kelas 75 kilogram. Ia berhasil mengalahkan Lutfhi, atlet asal Pekanbaru, untuk memastikan medali emas bagi Bengkalis.
Sementara Panrro Pakpahan turut menyumbangkan emas melalui penampilannya di kelas 54 kilogram. Sedangkan M. Febriyan, mahasiswa Politeknik Bengkalis, juga tampil gemilang hingga berhasil mengamankan medali emas di kelas senior 67 kilogram.
Dua atlet lainnya, Novalia dan Dimas, belum berkesempatan tampil karena hingga pelaksanaan pertandingan belum terdapat lawan tanding pada kelas yang diikuti.
Ketua Kick Boxing Kabupaten Bengkalis, Wiwin Suryana, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para atlet. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari dedikasi, kedisiplinan dan kerja keras para atlet selama menjalani latihan.
“Terima kasih kepada seluruh atlet atas dedikasi, kedisiplinan berlatih, serta doa dan restu Ilahi yang mengantarkan kalian meraih prestasi ini. Medali ini memang pantas kalian dapatkan. Teruslah berjuang dan menjadi kebanggaan Kabupaten Bengkalis,” ujar Wiwin.
Sementara itu, Coach Uchip mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, capaian di SKA Sportshow 3 merupakan langkah awal sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat nasional.
“Apa yang kalian raih saat ini hanyalah permulaan. Kita masih punya target besar, yakni PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara. Semoga kemenangan ini menjadi momentum untuk terus belajar, berkembang dan tetap rendah hati,” pesannya.
Ia berharap para atlet Bengkalis tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi ke depan dapat membawa nama daerah hingga ke panggung internasional.
Dukungan Berbagai Pihak
Keberhasilan tim Kick Boxing Bengkalis tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak selama proses persiapan dan pemusatan latihan.
Tim menyampaikan apresiasi kepada Steven Dinata selaku SPPG Bengkalis Kota 1 yang turut mendukung kebutuhan makanan bergizi selama pemusatan latihan.
Dukungan juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Bengkalis Darma Firdaus Sitompul, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis yang memfasilitasi tempat latihan, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Priyo Tri Laksono, PT BLJ Perseroda Bengkalis, Kedai Kopi Kamboja Bengkalis selaku sponsor, serta Kantor Imigrasi Bengkalis.
Dengan tambahan tiga medali emas dari SKA Sportshow 3, kepercayaan diri tim Kick Boxing Bengkalis semakin meningkat. Para atlet kini diarahkan untuk menjaga konsistensi latihan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih ketat di ajang PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara.
Target berikutnya bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi membawa nama Bengkalis dan Riau meraih prestasi lebih tinggi di pentas olahraga nasional.(ep/er)




Komentar Via Facebook :