Dikonfirmasi Soal Penggunaan Aset YPPI, Mitra SPPG Sahabat Mulia Diduga Meremehkan Tugas Wartawan

Dikonfirmasi Soal Penggunaan Aset YPPI, Mitra SPPG Sahabat Mulia Diduga Meremehkan Tugas Wartawan

BENGKALIS – Respons yang diberikan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sahabat Mulia saat dikonfirmasi terkait penggunaan aset Yayasan Pesantren Pendidikan Islam (YPPI) Bengkalis menuai perhatian.

Sebelumnya, media ini menayangkan pemberitaan mengenai penggunaan tanah dan bangunan milik YPPI Bengkalis yang saat ini dimanfaatkan sebagai lokasi operasional SPPG Sahabat Mulia. Dalam pemberitaan tersebut, dipertanyakan dasar pemanfaatan aset yayasan tersebut karena hingga kini belum ada penjelasan terbuka mengenai status penggunaannya, apakah melalui mekanisme sewa, pinjam pakai, hibah, atau bentuk kerja sama lainnya.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, wartawan kemudian mengirimkan tautan berita tersebut kepada M Alifunnas alias Aan, yang disebut sebagai mitra SPPG Sahabat Mulia, melalui aplikasi WhatsApp guna meminta tanggapan dan klarifikasi.

Namun, bukanya memberikan penjelasan terkait substansi persoalan yang diberitakan, Aan justru menyampaikan respons yang dinilai merendahkan profesi wartawan.

"Tak Ade keje Mike ni. Ghase aku tak itu keje wartawan tu de," tulis Aan melalui pesan WhatsApp.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kalimat tersebut bermakna, "Tak ada kerja kamu ini. Menurut saya bukan seperti itu kerja wartawan."

Menanggapi pernyataan tersebut, wartawan menjelaskan bahwa upaya konfirmasi dan pemberitaan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas jurnalistik dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

"Kami menghormati pandangan Bapak. Namun, menjalankan fungsi kontrol sosial dan melakukan konfirmasi terhadap informasi yang berkembang di masyarakat merupakan bagian dari tugas jurnalistik," jawab wartawan.

Meski telah diberikan kesempatan untuk menjelaskan status penggunaan aset YPPI Bengkalis, Aan kembali tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan. Ia justru membalas dengan kalimat lain yang tidak berkaitan dengan substansi persoalan.

"Gayamu ruu...ru. buat tak tau pulak," tulisnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak SPPG Sahabat Mulia mengenai dasar penggunaan tanah dan bangunan milik YPPI Bengkalis yang saat ini digunakan sebagai lokasi operasional program tersebut.

Sikap yang ditunjukkan saat proses konfirmasi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi penggunaan aset yayasan yang selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan dan sosial di Bengkalis.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan kesempatan seluas-luasnya kepada pihak SPPG Sahabat Mulia maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi, sehingga informasi yang diterima masyarakat tetap berimbang, akurat, dan sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.(ep.er)

Komentar Via Facebook :