Klarifikasi Resmi Keluarga Rambe Menandai Babak Baru Profesionalisme & Transparansi Industri Migas

Klarifikasi Resmi Keluarga Rambe Menandai Babak Baru Profesionalisme & Transparansi Industri Migas

ROKAN HILIR — Klarifikasi resmi yang dinantikan publik akhirnya terjawab. Setelah rangkaian pemberitaan terkait insiden kerja yang menimpa karyawan PT Great Wall Drilling Company (GWDC) di area operasi pengeboran migas Balam, pihak keluarga korban dan korban sendiri, Saribudin Rambe, memberikan pernyataan langsung di hadapan tim media pada Rabu, 26 Oktober 2025.

 

Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban menegaskan bahwa sejak hari pertama insiden, pihak perusahaan telah berkomitmen penuh menjalankan penanganan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan standar keselamatan kerja K3. Semua hak-hak korban disebut telah dipenuhi secara profesional dan manusiawi, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

 

> “Apa pun hak-hak tetap dipenuhi semuanya. Masuk ke BPJS Ketenagakerjaan, maupun kebutuhan perawatan, semuanya ditanggung perusahaan. Tidak ada paksaan di sini,” tegas pihak keluarga di hadapan tim media.

 

 

 

Saribudin Rambe sendiri, dalam kondisi yang tampak telah pulih tanpa perban, membenarkan bahwa dirinya mendapatkan penanganan terbaik dan dukungan maksimal selama masa pemulihan. Ia mengonfirmasi bahwa kini telah kembali bekerja dan menempati posisi yang lebih baik, dengan penyesuaian kerja sesuai kondisi fisik saat ini.

 

> “Saya sudah mulai bekerja kembali. Sudah on schedule, dan ditempatkan di posisi yang lebih baik sesuai kondisi saya saat ini,” ungkap Rambe.

 

 

 

Pernyataan ini sekaligus meluruskan berbagai asumsi publik yang sebelumnya berkembang terkait isu pembatasan hak dan tekanan internal. Rambe menegaskan bahwa klarifikasi tersebut diberikan sebagai inisiatif pribadi, tanpa intervensi dan tanpa tekanan dari pihak manapun.

 

Pertemuan klarifikasi yang berlangsung kondusif dan penuh penghargaan itu menjadi bukti bahwa perusahaan menjalankan komitmen konsisten terhadap keselamatan, kemanusiaan, dan perlindungan karyawan, serta menunjukkan keseriusan manajemen dalam meningkatkan budaya K3 yang lebih kuat ke depannya.

 

Dalam kesempatan ini, pihak GWDC dan GDAP melalui jalur komunikasi internal menyampaikan apresiasi atas dukungan keluarga korban serta kepercayaan pekerja, seraya menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat standar Zero Accident dan Reward K3LL sebagai bagian dari sinergi dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR) menuju lingkungan kerja migas yang aman, profesional, dan berkelas dunia.

 

Rangkaian klarifikasi ini diharapkan menjadi momentum konstruktif untuk memperkuat transparansi, meningkatkan sistem keselamatan kerja di industri pengeboran migas, serta memastikan setiap pekerja mendapatkan perlindungan terbaik dan penghargaan yang layak.

 

GWDC–GDAP, komitmen nyata untuk keselamatan, martabat pekerja, dan masa depan industri migas Indonesia.

Komentar Via Facebook :