Police Goes to School, Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas dan Kepedulian Lingkungan kepa

Police Goes to School, Polres Kampar Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas dan Kepedulian Lingkungan kepa

Kegiatan berlangsung hangat dan antusias. Para pelajar terlihat menyimak dengan saksama, menyadari bahwa keselamatan dan kelestarian alam dimulai dari kesadaran diri sendiri. Semoga ke depan, SMP Negeri 1 Kampar terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga taat hukum dan peduli lingkungan.

KAMPAR — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kampar terus berupaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Police Goes to School (PGTS) di SMP Negeri 1 Kampar, Kamis (15/10/2026), sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan yang dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kampar ini menyasar para pelajar agar memahami pentingnya keselamatan di jalan raya sekaligus berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Selly Wahyuni dari Unit Kamsel menyampaikan materi secara interaktif di hadapan ratusan pelajar. Edukasi yang diberikan mencakup dua hal utama, yakni keselamatan berlalu lintas dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Dalam penyampaian materi keselamatan berlalu lintas, para pelajar diingatkan untuk selalu mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas. Petugas juga menekankan bahaya berkendara bagi anak di bawah umur yang belum memenuhi persyaratan untuk mengemudikan kendaraan bermotor.

Selain itu, pelajar diimbau untuk menggunakan helm berstandar SNI, tidak berboncengan melebihi ketentuan yang berlaku, menghindari penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar, serta menjauhi aksi balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui edukasi ini, Satlantas Polres Kampar berharap para pelajar dapat memahami bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban untuk menghindari pelanggaran, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.

Pelajar Diajak Cegah Karhutla

Tidak hanya berfokus pada keselamatan di jalan raya, kegiatan PGTS tersebut juga diisi dengan edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Para pelajar diajak memahami dampak buruk karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, dan kehidupan masyarakat. Mereka juga didorong untuk mengingatkan keluarga serta masyarakat di sekitar tempat tinggal agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, maupun sampah secara sembarangan.

Petugas menekankan bahwa menjaga lingkungan tetap bersih, hijau, dan lestari merupakan tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan sejak dini.

Kasat Lantas: Pelajar Bisa Menjadi Agen Perubahan

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan salah satu langkah penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Anak-anak adalah agen perubahan terbesar di masyarakat. Jika mereka paham dan konsisten menerapkan aturan, pengaruhnya akan menjalar ke keluarga dan lingkungan sekitar. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan, pesan mengenai keselamatan dan kepedulian lingkungan perlu diwujudkan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin pesan sederhana ini tertanam kuat: taat aturan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain, serta cintailah lingkungan tempat kita tinggal. Mulai dari hal-hal kecil—pakai helm, jangan bakar sampah, dan jadi teladan bagi teman-teman lainnya,” tambahnya.

Pelajar Antusias Mengikuti Kegiatan

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Para pelajar tampak antusias menyimak materi yang disampaikan petugas mengenai keselamatan berkendara dan pentingnya menjaga lingkungan.

Melalui program Police Goes to School, Satlantas Polres Kampar berharap para pelajar SMP Negeri 1 Kampar dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, taat hukum, mengutamakan keselamatan, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam.

Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dibawa ke tengah keluarga dan masyarakat.

Komentar Via Facebook :